Jaringan Digital Pedesaan

Dampak Internet Untuk Pengembangan Masyarakat Pedesaan Indonesia

Visi Misi Presiden Jokowi yang kit ketahui “Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat tempat-tempat dan desa dalam kerangka negara kesatuan, dari Jawa centris menjadi pembangunan yang Indonesia centris” , benar-benar erat kaitannya dengan pembangunan dan pengembangan desa.

Hal ini juga diterjemahkan dalam 4 Program Prioritas dari Kemendes PDTT berkaitan anggaran Desa 2017 yang antara lain:

Supaya tiap desa mempunyai satu produk favorit (One Village One Product),
Adanya penyusunan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menambah pendapatan autentik tempat supaya dapat menyangga penyusunan desa mandiri,
Pembangunan embung desa dan
Fasilitas olahraga.
Visi Misi Presiden ini juga didorong dan dilindungi UU No 6 Tahun 2014 seputar Desa yang termaktub dalam UU Desa Pasal 86 Ayat 1-3, yang berbunyi:

Desa memiliki hak menerima jalan masuk kabar lewat cara kabar desa yang dioptimalkan oleh pemerintah tempat kabupaten/kota.
Pemerintah dan pemerintah tempat seharusnya memaksimalkan cara kabar Desa dan pembangunan wilayah perdesaan.
Metode Kabar Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mencakup fasilitas perangkat keras dan perangkat lunak, jaringan, serta sumber energi manusia.

INTERNET UNTUK DESA

Sayangnya belum seluruh desa di Indonesia bisa merasakan fasilitas Dunia. Jangankan Dunia, untuk jalan masuk telekomunikasi layanan telepon seluler malahan kadang juga masih terbatas.

Kendala terbesar merupakan aspek geografi di Indonesia yang terdiri dari ribuan kepulauan, sehingga pemerataan pembangunan lebih-lebih jalan masuk komunikasi/kabar mengalami kendala, terutama untuk tempat-tempat 3T (Depan Terluar dan Ketinggalan).

Melainkan kini telah ada UBIQU, solusi jalan masuk Dunia berbasis satelit yang bisa diaplikasikan di segala kawasan Indonesia. Dengan UBIQU, sekarang desa-desa di tempat 3T bisa merasakan layanan dunia maya broadband.

INTERNET DI DESA UNTUK APA?

Kecuali memiliki manfaat untuk menambah wawasan penggunanya, dunia maya juga berkhasiat sebagai sarana atau media hiburan. Pemanfaatan teknologi kabar dan komunikasi (TIK) seperti Dunia benar-benar berguna bagus dalam mendukung daya kerja cara kabar desa. Dengan adanya jaringan dunia maya, desa bisa mencari beraneka kabar di bidang pemerintahan, pertanian, peternakan dan lainnya dengan lebih kencang.

Berikut ini sebagian aplikasi Dunia yang bisa diaplikasikan di desa, antara lain:

TRANSPARASI ANGGARAN DESA

Cocok tata tertib pemerintah, pemakaian anggaran desa patut transparan. Dengan aplikasi anggaran desa lewat dunia maya, pemerintah desa bisa update pemakaian anggaran di website desa dan warga dapat memantau realisasi anggaran desa.

SISTEM INFORMASI DESA

Dengan Metode Kabar Desa Sentra menghasilkan pemerintah desa bisa update data desa dengan gampang serta bisa diakses dengan kencang oleh PEMDA dan Pemerintah Mempunyai. Membuka kans investasi.

MEDIA KOMUNIKASI DESA

Dengan memakai dunia maya, pemerintah desa dapat dengan gampang menyebarkan kabar terhadap segala warga desa, seperti informasi penting, pengumuman warga, peringatan dini, undang-undang baru, dan lainnya. Juga memudahkan komunikasi antar desa.

JUALAN ONLINE

Sistem produk desa yang unik, bernilai jual tinggi, dan tak ada ditempat lain?
Internet yang paling tepat sasaran untuk menjual produk ke luar desa merupakan dengan jualan online lewat dunia maya.

Jualan online itu gampang sebab modalnya cuma foto produk, tak perlu membikin warung atau galeri. Produk desa yang dipasarkan bisa berupa hasil ternak, hasil kebun, kerajinan atau produk berciri khas lainnya, objek tamasya, dan lainnya.

Dengan dunia maya pasar produk desa yang lazimnya terbatas secara geografi, dapat menembus batas sampai ke segala dunia. Dunia juga bisa menghasilkan birokrasi dan transparansi pemerintah desa menjadi lebih bagus, dengan tersedianya sarana grup media sosial ataupun forum warga berbasis dunia maya.

Banyak hal lain di desa yang mungkin berkembang, desa dapat menjadi sumber dan jalan masuk ekonomi yang benar-benar besar, kreativitas warga akan lebih terasah, pengajaran yang lebih bagus yang pada alhasil bisa menggali potensi desa lebih optimal.